China telah menyetujui rencana dalam kebijakan 5 tahun yang akan datang untuk memotong ketergantungannya terhadap negara barat dalam mendapatkan komponen penting dan mendorong perkembangan teknologi baru berupa kendaraan hidrogen hingga bioteknologi.
Presiden Tiongkok Xi Jinping juga ingin membuat China menjadi lebih besar dalam bidang teknologi. Xi Jinping percaya bahwa mimpi dan targetnya akan membuat Amerika berusaha untuk menahan keinginan tersebut.
Dengan sumber daya manusia yang mencukupi dan dana yang tidak terbatas, tentu hal tersebut dapat mendorong Tiongkok mewujudkan mimpinya dalam beberapa tahun mendatang untuk menjadi yang terdepan.
“Keinginan Xi tersebut tentu akan membuat Tiongkok bertransformasi menjadi negara adidaya. Kami melihat aksi tersebut merupakan rencana besar Xi dalam beberapa tahun mendatang dan akan segera dijalankan,” jelas Pilarmas Sekuritas.
Ambisi Xi untuk menjadi yang terdepan dalam perkembangan ekonomi digital dan teknologi akan mendorong Tiongkok menjadi salah satu negara yang lebih maju dalam beberapa tahun mendatang. Saat ini Tiongkok dan Amerika terus berlomba dalam hal pengembangan teknologi mutakhir, di mana perkembangan teknologi tersebut telah mendorong peningkatan standar hidup di seluruh dunia.
Beberapa proyeksi mengatakan bahwa Tiongkok akan tumbuh setinggi 8,3% tahun ini, jauh berbeda dengan Amerika yang mungkin akan tumbuh sebesar 4% tahun ini. Sejauh ini Amerika terus mencoba untuk mencari sekutu agar dapat melawan Tiongkok, dengan berusaha untuk memberikan issue bahwa teknologi Tiongkok digunakan untuk melakukan penyadapan.

0 comments :